Proses Penyemprotan Bawang Merah

Budi daya bawang merah saat ini lebih banyak kendalanya, salah satu proses untuk menanggulangi kendala budidaya bawang merah adalah penyemprotan bawang merah. Penyemprotan bawang merah harus dilakukan secara berkala sesuai dengan kondisi bawang merah yang kita budi dayakan.

Para petani pada umumnya mengunakan bahan pestisida bahan aktif maupun biasa untuk melakukan penyemprotan. Penyemprotan bawang merah ada dua macam dilihat dari musim tanamnya, yaitu penyemprotan pada musim kemarau dan penyemprotan pada musim penghujan.

1. Penyemprotan bawang merah pada musim penghujan
Pada musim penghujan penyakit yang ada pada tanaman bawang merah lebih banyak dibandingkan dengan serangan hama, diataranya:

  • Bercak ungu / trotol
  • Antraknosa / lanas
  • Layu bakteri
  • Embun Bulu
  • Mozaik ,Moler / Ceker

Pada musim ini fungisida akan lebih banyak digunakan daripada insektisida, denagan pemakaian yang sesuai dosis yang telah ditentukan diharapkan tanaman bawang merah akan memperoleh hasil panen yang maksimal.

2. Penyemprotan bawang merah pada musim kemarau
Pada musim ini hama akan lebih banyak menyerang dibandingkan penyakit. Insektisida akan lebih banyak berperan untuk hal ini.

Waktu penyemprotan yang baik dilakukan pada pagi sekali sebelum matahari terbit, saat matahari terbit penyemprotan harus sudah selesai. Atau dapat dilakukan pada malam hari ini akan lebih efektif.

Penyemprotan dilakukan dengan jarak 3-5 hari, atau jika hama menyerang dengan ganas lakukan penyemprotan 2 hari sekali.